Fungsi Stop Kontak Listrik Bangunan dan Cara Kerjanya

Mungkin Anda berpikir bahwa fungsi stop kontak adalah memberikan daya listrik. Padahal bukan itu fungsi utamanya. Fungsi stop kontak adalah menjadi alat pemutus ketika terjadi kontak di antara arus negatif, positif, dan grounding dalam instalasi listrik. Bahkan stop kontak juga bisa memutuskan arus listrik saat terjadi kontak antara tubuh manusia dengan listrik.

Jadi sebenarnya stop kontak memberikan rasa aman bagi para penggunanya. Itulah mengapa alat ini selalu terbuat dari plastik yang memang bisa aman dari listrik. Stop kontak juga menjadi terminal penghubung antara arus listrik dengan perangkat elektronik lainnya. Tentunya yang juga menggunakan energi listrik. Jadi peralatan tersebut bisa menyala, berfungsi, dan digunakan dengan lancar.

Bagi sebagian besar orang, stop kontak lebih sering dikenal sebagai colokan listrik. Tentu saja itu bukanlah penyebutan yang salah. Sebutan colokan listrik bisa muncul karena untuk menggunakan alat ini, Anda harus mencolok atau menancapkan steker ke lubang stop kontak. Dengan begitu arus listrik dapat mengalir ke perangkat elektronik tersebut.

Setiap bangunan pasti memiliki stop kontak. Apalagi ketika kita berbicara jumlah stop kontak di rumah. Dalam satu rumah bisa terdapat 10 stop kontak. Bahkan lebih dari itu. Penempatan stop kontak pun harus strategis. Harus yang bisa dijangkau oleh perangkat elektronik dengan mudah. Setiap ruangan juga dipastikan memiliki stop kontak.

Ada beragam jenis stop kontak yang tersedia di pasaran saat ini. Dimulai dari stop kontak in bow, stop kontak out bow, stop kontak saklar, stop kontak tunggal, dan stop kontak terminal.

sumber: https://www.klopmart.com/article/detail/fungsi-stop-kontak